SAP TB Fauzatul Utmah

SAP TB Fauzatul Utmah
  • SAP TB Fauzatul Utmah

  • Views 12

  • Downloads 1

  • File size 664KB
  • Author/Uploader: Fawwaz Fairuz

SATUAN ACARA PENYULUHAN HOME VISIT DENGAN MASALAH TUBERCOLOSIS

OLEH : FAUZATUL UTMAH 19049

PROGRAM STUDI DIPLOMA TIGA KEPERAWATAN AKADEMI KEPERAWATYAN PELNI JAKARTA TAHUN 2021

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) HOME VISIT DENGAN MASALAH TUBERCOLOSIS

A. Pendahuluan 1.1. Pengertian TB Paru/ Tuberculosis Paru merupakan suatu penyakit menular yang bersifat menahun dan adanya infeksi pada paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis paru adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium Tuberculosis, yang dapat menyerang berbagai organ, terutama paruparu (KemenKes RI, 2016). 1.2. Tanda & Gejala a. Batuk berdahak selama minggu atau lebih b. Dahak bercampur darah, batuk darah c. Sesak nafas, badan lemas, malaise (rasa tidak enak badan) d. Nafsu makan menurun, berat badan menurun e. Berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik, demam meriang lebih dari satu bulan. Pada TB ekstra paru, gejala dan keluhan tergantung pada organ yang terkena, misalnya kaku kuduk pada Meningitis TB, nyeri dada pada TB Pleura (Pleuritis), pembesaran kelenjar limfe superfisialis pada limfadenitis TB serta deformitas tulang belakang (gibbus) pada spondilitis TB dan lain-lainnya 1.3. Cara mencegah TB a. Bagi penderita, tutup mulut bila batuk b. Jangan buang dahak sembarangan, cara membuang dahak yang benar yaitu: 1) Menimbun dahak dengan pasir 2) Tampung dahak dalam kaleng berisi lysol, air sabun, spiritus, dan buang di lubang wc atau lunak tanah c. Memeriksakan anggota keluarga yang lain d. Makan-makanan bergizi (cukup karbohidrat, protein, dan vitamin ) e. Istirahat cukup f. Memisahkan alat makan dan minum bekas pasien

g. Memperhatikan keadaan rumah, ventilasi & pencahayaan baik, hindari rokok h. Berikan Imunisasi BCG pada bayi 1.4. Pengobatan pada penderita TB Cara pengobatan TB Paru yaitu dengan obat anti TB (OAT) yang didapatkan di pelayanan kesehatan secara gratis, yang harus diminum secara teratur tidak boleh putus selama 6-8 bulan dan dosis yang diminum sesuai dengan petunjuk petugas kesehatan. Saat minum obat perlu adanya orang yang mengawasi atau PMO (pengawas minum obat). Cara minum obat yang benar : a. Sebaiknya satu papan obat (blister) diminum sekaligus setelah makan pagi/malam hari sebelum tidur . b. Jika sulit minum obat boleh ditelan satu persatu akan tetapi harus dalam waktu 2 jam. c. Minum obat harus didampingi oleh PMO (pengawas minum obat) d. Jangan selesai minum obat /putus obat sebelum pada waktu yang ditentukan Akibat bila minum obat tidak teratur / putus obat : a. Tidak sembuh/ menjadi lebih berat penyakitnya bahkan bisa meninggal. b. Sukar diobati karena kemungkinan kuman menjadi kebal sehingga diperlikan obat yang lebih ampuh/mahal harganya. c. Dapat menularkan kepada anggota keluarga atau orang lain. 1.5. Rencana Keperawatan 1.

Diagnosis Keperawatan Defisiensi pengetahuan pada keluarga

2.

Tujuan Instruksional a. Tujuan Instruksional Umum (TIU) Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1×20 menit, keluarga/lansia binaan dapat memahami tentang penyakit TBC. b. Tujuan Instruksional Khusus (TIK) Setelah mengikuti pendidikan kesehatan selama 1×20 menit keluarga/lansia binaan dapat:

1. Menjelaskan kembali pengertian TBC dengan bahasanya sendiri dengan benar. 2. Menyebutkan penyebab TBC dengan baik 3. Menyebutkan tanda dan gejala TBC dengan baik 4. Menyebutkan cara penularan TBC 5. Menyebutkan pencegahan dan penanganan TBC A. Rancangan Kegiatan 1. Metode Metode yang digunakan adalah ceramah 2. Media dan Alat Leaflet Lembar Duduk 3. Waktu dan tempat Waktu

: 20 menit

Tempat : Rumah Klien No 1

Kegiatan Fase Orientasi

Waktu 5 Menit

 Mengucapkan salam  Menanyakan keadaan klien hari ini  Menjelaskan tujuan kunjungan  Menjelaskan kontrak waktu dg keluarga 2

 Menjelaskan alur kerja. Fase Kerja

10 menit

 Menjelaskan definisi TB  Menjelaskan tanda & gejala TB  Menjelaskan cara mencegah TB 3

 Menjelaskan cara pengobatan TB Fase Terminasi  Melakukan evaluasi hasil kunjungan  Menutup penyuluhan TB

5

Menit

1. Kriteria Evaluasi a. Struktur Leaflet sudah siap sebelum melakukan kegiatan b. Proses Pada saat penyuluhan klien aktif mengikuti kegiatan penyuluhan c. Hasil Setelah selesai melaksanakan kegiatan ini maka diharapkan keluarga mampu untuk: 1. Menjelaskan definisi TB 2. Menjelaskan tanda & gejala TB 3. Menjelaskan pengobatan TB 4. Menjelaskan cara mencegah

Jakarta, 17 November 2021

Pembimbing (Ns. Susiana Jansen, M.Kep.,

Mahasiswa

Sp.Kep.An ) Lampiran.

( Fauzatul Utmah)