Proposal PKM Acc

Proposal PKM Acc
  • Proposal PKM Acc

  • Views 23

  • Downloads 0

  • File size 338KB
  • Author/Uploader: Muhamad Jailani

USULAN PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT

PEMERIKSAAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DI PAUD IT IKHUWAH KOTA BANJARMASIN Oleh: Kelompok 6 Kelas B Jabatan Ketua Anggota 1 Anggota 2 Jabatan Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3 Anggota 4 Anggota 5 Anggota 6 Anggota 7 Anggota 8 Anggota 9 Anggota 10 Anggota 11

Nama Umi Hanik Fetriyah, S.Kep., Ns., M. Kep Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi, S.Kep., Ns., MNS Subhannur Rahman, Ns., M.Kep Nama Mela Febrianti Muhamad Jailani Muhammad Sulthan Izzuddin Ni Kadek Ani Noor Anisa Nur Hidayah Nurwidya Novela Putu Siska Ayu Rusmayanti Veny Anshar Wanti Kartika Zahratunnisa

UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2021

1166092015086 1166032014065

NIM 11194561910218 11194561910219 11194561910220 11194561910221 11194561910222 11194561910223 11194561910224 11194561910225 11194561910132 11194561910233 11194561910234

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN FAKULTAS KESEHATAN

NIDN/NIK 0711038201

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan yang Maha Esa, Karena atas limpahan rahmat dan berkat-Nya, kami dapat menyelesaikan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat yang berjudul “Pemeriksaan Tumbuh Kembang Pada Anak Di PAUD IT UKHUWAH Kota Banjarmasin”. Kami menyadari bahwa proposal ini masih belum sempurna dan masih memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat memerlukan kritik dan saran, serta tanggapan dari para pembaca, agar proposal ini nantinya dapat menjadi lebih baik lagi. Selain itu, kami mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama dosen dan semua pihak yang telah membantu dan membimbing kami dalam proses pembuatan proposal ini. kami berharap semoga proposal ini dapat dimanfaatkan oleh para pembaca.

Banjarmasin, Juni 2021

Penulis

i

HALAMAN PENGESAHAN PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT 1.

Judul

: Pemeriksaan Tumbuh Kembang Pada Anak Di PAUD IT UKHUWAH Kota Banjarmasin

2.

Nama Mitra Program PKM

3.

Ketua TIM Pengusul a.

Nama

: Umi Hanik Fetriyah, S.Kep., Ns., M. Kep

b.

NIDN

: 0711038201

c.

Program Studi

: Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners

d.

Perguruan Tinggi

e.

Bidang Keahlian

f. 4.

: Universitas Sari Mulia : Keperawatan Anak

Alamat Kantor/Telp/Faks

: Jl. Pramuka No. 02 Banjarmasin

Wakil Ketua TIM Pengusul a.

b.

5.

: PAUD IT UKHUWAH

Wakil Ketua 1 1)

Nama

: Cynthia Eka Fayuning T, S.Kep., Ns., MNS

2)

NIDN/NIK

: 1166092015086

3)

Program Studi

: Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners

4)

Perguruan Tinggi

: Universitas Sari Mulia

5)

Bidang Keahlian

: Keperawatan Medikal Bedah

Wakil Ketua 2 1) Nama

: Subhannur Rahman, Ns., M.Kep

2) NIDN/NIK

: 1166032014065

3) Program Studi

: Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners

4) Perguruan Tinggi

: Universitas Sari Mulia

5) Bidang Keahlian

: Keperawatan Jiwa

Anggota TIM Pengusul a.

Jumlah Anggota

: 11 Orang

b.

Nama Anggota atau Bidang Keahlian : 1.

Mela Febrianti

(Keperawatan)

2.

Muhammad Jailani

(Keperawatan)

3.

Muhammad Sulthan Izzuddin (Keperawatan)

4.

Ni Kadek Ani

(Keperawatan)

5.

Noor Anisa

(Keperawatan)

6.

Nur Hidayah

(Keperawatan)

7.

Nurwidya Novela

(Keperawatan)

ii

6.

8.

Putu Siska Ayu Rusmayanti

(Keperawatan)

9.

Veny Anshar

(Keperawatan)

10. Wanti Kartika

(Keperawatan)

11. Zahratunnisa

(Keperawatan)

Lokasi Kegiatan / Mitra a. Wilayah Mitra

: PAUD IT UKHUWAH, JL Bumi Mas Raya Komp. Bumi Handayani XII A Rt 028 Rw 002

b. Kabupaten / Kota

: Banjarmasin

c. Provinsi

: Kalimantan Selatan

d. Jarak PT ke Lokasi(km)

: 5 KM

7.

Luaran yang dihasilkan

:-

8.

Jarak Waktu Pelaksanaan

:

Mengetahui

Banjarmasin, Juni 2021

Ketua Jurusan Keperawatan universitas sari mulia

Ketua Tim Pengusul

Umi Hanik Fetriyah., S.Kep., Ns., M.Kep

Mohammad Basit.,S.Kep., Ns., MM

NIDN.0711038201

NIDN.1128108502 9.

Biaya Total

: Rp. 500.000

Mengetahui, Ketua LPPM Universitas Sari Mulia

Dini Rahmayani., S.Kep., Ns.,MPH NIK.1166122004007

iii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………….i HALAMAN PENGESAHAN………………………………………………………………………..ii DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………… iv BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………………..1 A.

Latar Belakang…………………………………………………………………………….1

BAB II SOLUSI DAN TARGET LUARAN……………………………………………………..4 A.

Solusi Yang Ditawarkan………………………………………………………………..4

B.

Target………………………………………………………………………………………..4

C.

Luaran……………………………………………………………………………………….4

BAB III METODE PELAKSANAAN……………………………………………………………..6 A.

Kegiatan…………………………………………………………………………………….6

B.

Waktu dan Tempat………………………………………………………………………6

C.

Metode dan Media……………………………………………………………………….6

D.

Sasaran Kegiataan………………………………………………………………………6

E.

Kepanitiaan…………………………………………………………………………………6

BAB IV KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI……………………………………………….7 A.

Kinerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat………………….7

BAB V BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN…………………………………………………..10 A.

Anggaran Biaya…………………………………………………………………………10

B.

Jadwal Kegiatan………………………………………………………………………..10

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………..11 LAMPIRAN………………………………………………………………………………………………. 17

iv

BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua peristiwa yang berbeda tetapi tidak bisa dipisahkan. Setiap keluarga mengharapkan anaknya kelak bertumbuh kembang optimal (sehat fisik, mental/kognitif, dan sosial) (Soetjininsih dan Ranuh, 2016). Seringkali orang tua tidak menyadari ketika anaknya mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu orang tua perlu mengenal tanda bahaya (red flag) pertumbuhan dan perkembangan anak (IDAI, 2013). Menurut Dian Ardiana menyatakan umumnya pada masa ini gangguan pertumbuhan dan perkembangan

pada

sering

fisik, perkembangan

ditemukan

meliputi

gangguan

pertumbuhan

anak

yang

motorik, bahasa dan perilaku (Sandy, 2019). Gangguan pertumbuhan fisik pada anak dapat berupa wasting, stunting, dan overweight, sedangkan gangguan perkembangan anak dapat berupa penyimpangan perilaku, keterlambatan motorik kasar, motorik halus, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian (Tanuwijaya, 2012). Data WHO tahun 2018 menunjukkan bahwa masalah pertumbuhan tidak hanya gizi buruk, tetapi juga kependekan dan gizi lebih. Prevalensi balita gizi buruk sebesar 7,3%, overweight sebesar 5,9% dan balita stunting (pendek) sebanyak 21,9% (WHO, 2019). Hasil penelitian para peneliti dunia untuk WHO menyebutkan bahwa secara global, tercatat 52,9 juta anak-anak yang lebih muda dari 5 tahun, 54% anak laki-laki memiliki gangguan perkembangan pada tahun 2016. Sekitar 95% dari anak-anak yang mengalami gangguan perkembangan hidup di negara dengan pendapatan rendah dan menengah. Secara nasional di Indonesia prevalensi status gizi balita terdiri dari 3,9% gizi buruk, 13,8% gizi kurang, 79,2% gizi baik, dan 3,1% gizi lebih. Prevalensi penyimpangan perkembangan pada anak usia di bawah 5 tahun di Indonesia yang dilaporkan WHO pada tahun 2016 adalah 7.512,6 per 100.000 populasi (7,51%) (WHO, 2018). Sekitar 5 hingga 10% anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Data angka kejadian keterlambatan perkembangan umum belum diketahui dengan pasti, namun diperkirakan sekitar 1-3% anak di bawah usia 5 tahun mengalami keterlambatan perkembangan umum (IDAI, 2013).

1

Penilaian perkembangan pada anak sangat penting dilakukan agar apabila ditemukan kecurigaan penyimpangan dapat segera dilakukan stimulasi dan intervensi dini sebelum kelainan terjadi. Upaya pencegahan sedini mungkin perlu dilakukan untuk mengurangi masalah perkembangan dengan melakukan deteksi dini. Deteksi dini dapat dilakukan setiap tiga bulan pada anak usia 0−12 bulan dan setiap enam bulan pada anak usia 12−72 bulan dan dapat dilakukan di semua tingkat pelayanan kesehatan. Upaya deteksi dini salah satunya dapat dilakukan mulai dari tingkat kesehatan dasar yaitu posyandu (Sugeng, Tarigan and Sari, 2019). Beberapa pendapat menyebutkan bahwa untuk melakukan pemantauan terhadap tumbuh kembang anak, skrinning dan deteksi dini penyimpangan perkembangan sangat diperlukan. Secara umum tujuan skrinning perkembangan adalah menyaring seluruh populasi untuk mengidentifikasi anak yang beresiko. Anak yang terindentifikasi, selanjutnya dilakukan assessment untuk menemukan anak yang mungkin memerlukan intervensi yang lebih komprehensif. Skrinning tidak

hanya

dilakukan

pada

anak

yang

dicurigai

mempunyai

masalah

perkembangan saja, melainkan harus dilakukan secara rutin terhadap semua anak (Hanum and Safitri, 2018). Standar Antropometri Anak digunakan untuk menilai atau menentukan status gizi anak. Penilaian status gizi Anak dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran berat badan dan panjang/tinggi badan dengan Standar Antropometri Anak. Klasifikasi penilaian status gizi berdasarkan Indeks Antropometri sesuai dengan kategori status gizi pada WHO Child Growth Standards untuk anak usia 05 tahun dan The WHO Reference 2007 untuk anak 5-18 tahun. Umur yang digunakan pada standar ini merupakan umur yang dihitung dalam bulan penuh, sebagai contoh bila umur anak 2 bulan 29 hari maka dihitung sebagai umur 2 bulan. Indeks Panjang Badan (PB) digunakan pada anak umur 024 bulan yang diukur dengan posisi terlentang. Bila anak umur 0-24 bulan diukur dengan posisi berdiri, maka hasil pengukurannya dikoreksi dengan menambahkan 0,7 cm. Sementara untuk indeks Tinggi Badan (TB) digunakan pada anak umur di atas 24 bulan yang diukur dengan posisi berdiri. Bila anak umur di atas 24 bulan diukur dengan posisi terlentang, maka hasil pengukurannya dikoreksi dengan mengurangkan 0,7 cm. Upaya pemantauan tumbuh kembang pada anak dapat dilakukan oleh pihak sekolah dan tenaga kesehatan. Peran perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan menjelaskan kepada klien tentang pentingnya stimulasi tumbuh

2

kembang yang dilakukan oleh orang tua dan keluargapada anak usia 0-6 tahun. Perawat juga dapat melakukan koordinasi dengan pihak sekolah PAUD dan TK untuk melakukan deteksi tumbuh kembang pada anak didiknya, sehingga dapat segera dilakukan intervensi lebih dini pada anak yang mengalami kelainan atau keterlambatan tumbuh kembang. Universitas Sari Mulia (UNISM) merupakan perguruan tinggi yang terletak di Banjarmasin. Dibawah naungan Yayasan Indah Banjarmasin berdiri pada tahun 2018 sebagai gabungan dari akademik kebidanan Sari Mulia dan sekolah tinggi kesehatan Sari Mulia. Universitas Sari Mulia memiliki 3 fakultas diantaranya fakultas kesehatan salah satunya dari program studi S1 Ilmu Keperawatan. Oleh karena itu kami Dosen dan Mahasiswa S1 Keperawatan, berkontribusi untuk melakukan pengabdian kepada Masyarakat mengenai deteksi tumbuh kembang di wilayah Banjarmasin. Salah satunya pada PAUD IT UKHUWAH di Kelurahan Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan.

3

BAB II SOLUSI DAN TARGET LUARAN

A.

Solusi Yang Ditawarkan Solusi yang ditawarkan dengan melakukan pendidikan kesehatan dan melakukan pemeriksaan tumbuh kembang pada anak dengan melakukan pemeriksaan antropometri dan DDST untuk deteksi dini tumbuh kembang pada anak.

B.

Target Target yang ingin dicapai melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut. 1.

Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pertumbuhan dan penilaian status gizi pada anak.

2.

Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan pada anak.

3.

Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana cara stimulasi tumbuh kembang pada anak.

C.

Luaran Target luaran yang di harapkan : Draft Bahan Ajar dan Publikasi Jurnal PKM Table 2.1 Target Luaran No.

Indikator

Jenis Luaran

Capaian

Luaran Wajib 1 2

Publikasi ilmiah pada Jurnal ber ISSN/Prosiding1) Publikasi pada media masa cetak/online/repocitory

) 6)

3

PT Peningkatan daya saing (peningkatan kualitas, kuantitas,

serta

nilai

tambah

4

barang,

jasa,

No.

Indikator

Jenis Luaran

Capaian

Luaran Wajib diversifikasi produk, atau sumber daya lainnya ) 4) 4

Peningkatan

(mekanisasi, IT, dan manajemen) 4) Perbaikan

5

penerapan iptek di masyarakat

sosial,

tata nilai masyarakat (seni budaya, politik,

keamanan,

ketentraman,

Ada

pendidikan, kesehatan) 2) Luaran Tambahan 1 2 3

Publikasi di jurnal pkm1)

Draft

Jasa; rekayasa sosial, metode atau sistem, produk/barang5) Inovasi baru TTG5) Hak

kekayaan

intelektual

(Paten,

Paten

sederhana, Hak Cipta, Merek dagang, Rahasia 4

dagang, Desain Produk Industri, Perlindungan Varietas Tanaman, Perlindungan Desain Topografi Sirkuit Terpadu)3)

5

Draft buku

Buku ber ISBN6)

ajar

5

BAB III METODE PELAKSANAAN

A.

Kegiatan Kegiatan yang dilakukan berupa pendidikan kesehatan dan pemeriksaan (antropometri, DDST) tentang tumbuh kembang pada anak untuk meningkatkan

pengetahuan

guru

dan

orang

tua

menggalakan

“Pemeriksaan Tumbuh Kembang Pada Anak Di PAUD IT UKHUWAH Kota banjarmasin”. B.

Waktu dan Tempat Hari dan Tanggal

: Rabu, 23 Juni 2021

Jam

: 09.00-12.00 WITA

Tempat Kegiatan

:PAUD IT UKHUWAH, JL Bumi Mas Raya Komp. Bumi Handayani XII A Rt 028 Rw 002

C.

Metode dan Media Metode : Demonstrasi pemeriksaan tumbuh kembang anak dan tanya jawab Media

D.

: Timbangan, stature meter, lembar formulir DDST, dan metlin

Sasaran Kegiataan Sasaran dalam kegiatan ini adalah anak, guru dan orang tua yang berada di lingkungan PAUD atau sekolah.

E.

Kepanitiaan Peserta kegiatan adalah anak, guru, orang tua yang berada di lingkungan PAUD atau sekolah, dosen, dan mahasiswa semester 4 yang merupakan anggota kelompok pendidikan kesehatan masyarakat Universitas Sari Mulia Banjarmasin (terlampir).

6

BAB IV KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI

Kinerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kinerja lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sari Mulia Banjarmasin cukup baik dan berprestasi. LPPM merupakan unit yang dapat mengkordinasi dan menjembatani dalam memberikan sumbangan yang berarti bagi pembangunan masyarakat. Grafik kinerja LPPM dapat digambarkan pada grafik berikut ini:

1. Gambar grafik jumlah Publikasi Penelitian Dosen di Lingkungan Kampus Pendidikan Sari Mulia Banjarmasin. Publikasi Penelitian

Total

150

120

100 50

66 22

14

42

19 32 7

1 11 3

0 11 0

Keperawatan

Farmasi

Other

24

0 Kebidanan

2016

2017

Jumlah

Program Studi

2018

Gambar Grafik.1Jumlah Publikasi Dosen di Kampus (tahun 2016-2018)

2.

Gambar grafik jumlah Publikasi Nasional Penelitian Dosen di Lingkungan Kampus Pendidikan Sari Mulia Banjarmasin.

Publikasi Nasional Total

A.

50

22 24

39 38 12

21

16 11 6

1

3

3

0 Kebidanan

Keperawatan

Farmasi

0

0

0

Other (Baru)

Program Studi 2016

2017

2018

Gambar Grafik.2 Jumlah Publikasi Dosen di Nasional(tahun 2016-2018)

7

Jumlah

3.

Gambar grafik jumlah Publikasi Internasional Penelitian Dosen di Lingkungan Kampus Pendidikan Sari Mulia Banjarmasin.

Publikasi Internasional 100 82

Total

80 60 42 40 21 20 2

0

3

1

11

8

0

0

0

3

0

3

0 Kebidanan

Keperawatan

Farmasi

Other (Baru)

Jumlah

Program Studi 2016

2017

2018

Gambar Grafik.3 Jumlah Publikasi Dosen di Internasional(tahun 2016-2018)

4.

Gambar grafik jumlah Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen di Lingkungan Kampus Pendidikan Sari Mulia Banjarmasin.

Pengabdian Kepada Masyarakat 6 5 5

Total

4 3 3

2

2

2

2 1

2

1

1 0

0

0 Kebidanan

Keperawatan

Farmasi

Program Studi 2016

2017

2018

Gambar Grafik.4 Jumlah Publikasi Dosen di Kampus(tahun 2016-2018)

8

Jumlah

5.

Gambar grafik sumber Dana Publikasi Penelitian Dosen di Lingkungan Kampus Pendidikan Sari Mulia Banjarmasin.

Gambar Grafik..5 Sumber Dana Publikasi Dosen di Kampus (tahun 2016-2018)

6.

Gambar grafik topik Judul Penelitian yang Terpublikasi Dosen di Lingkungan Kampus Pendidikan Sari Mulia Banjarmasin.

Topik Judul Penelitian Terpublikasi 140

120

120 Total

100 80

66

60 40 20

22

14

19

42

32 7

1

11

3

0

11

24 0

0 Kebidanan

Keperawatan

Farmasi

Other (Baru)

Jumlah

Program Studi 2016

2017

2018

Gambar Grafik 6 Besaran topik Judul yang terpublikasi(tahun 2016-2018)

Pelaksanaan kegiatan penelitian ataupun pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Dosen Universitas Sari Mulia Banjarmasin diarahkan sesuai dengan disiplin ilmu ataupun bidang keahliannya masing-masing.

9

BAB V BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

A.

Anggaran Biaya

No

Bahan

Volume

Biaya Satuan (Rp)

40

1.

Snack

2.

Biaya Print

3.

Konsumsi

4.

Bensin

5.

Biaya Tidak Terduga

Rp. 7.000

Rp. 150.000

Rp. 50.000

Rp. 50.000

Rp. 10.000

Rp. 140.000

6 buah

Rp. 10.000

Rp. 60.000

Rp. 100.000

buah 1 buah 14 buah

Jumlah Biaya

B.

Biaya (Rp)

Rp. 500.000

Jadwal Kegiatan

Jenis Kegiatan

Tahun 2021-2022 Juni

Juli

Agustus

Proposal Penyusun Proposal Sosialisasi Penulisan Laporan Pengumpulan Laporan DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, F. (2017) ‘Jurnal Riset Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Di Posyandu’, 6(2), Pp. 48–54.

10

Apriningrum, N. (2018). Rancang Bangun Aplikasi KPSP Berbasis Android Bagi Anak Balita Sampai Pra Sekolah di Kabupaten Karawang. Jurnal Sistem dan Informasi Teknologi. Vol. 6, No. 4, Oktober 2018 Asthingsih & Muflihatain. (2018). Deteksi Dini Perkembangan Balita Dengan Metode DDST II Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Juanda Samarinda. Jurnal Endurance 3 (2) Juni 2018 (367-374). Kurniawan, R., Muhimmah, I., & Jannah, HR. ( 2016). Sistem Monitoring Perkembangan Anak Berbasis Denverdevelopment Screening Test (Ddst / Denver II). Teknoin Vol. 22 No.4 Desember 2016: 305-314 Sari, T. P. And Haryanti, R. S. (2017) ‘Analisis Pengaruh Pelatihan Stimulasi, Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (Sdidtk) Balita Dan Anak Pra Sekolah Berbasis Dinamika Kelompok Terhadap Ketrampilan Kader’. Soetjininsih dan Ranuh (2016) Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC. Sugeng, H. M., Tarigan, R. and Sari, N. M. (2019) ‘Gambaran Tumbuh Kembang Anak pada Periode Emas Usia 0-24 Bulan di Posyandu Wilayah Kecamatan Jatinangor of age 0-24 Months in Posyandu Jatinangor Subdistrict’, 4, pp. 96–101.

SATUAN ACARA PENYULUHAN

11

PEMERIKSAAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DI PAUD IT UKHUWAH KOTA BANJARMASIN Oleh: Kelompok 6 Kelas B Jabatan Nama NIDN/NIK Ketua Umi Hanik Fetriyah, S.Kep., Ns., M. Kep 0711038201 Anggota 1 Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi, S.Kep., Ns., MNS 1166092015086 Anggota 2 1166032014065 Subhannur Rahman, Ns., M.Kep Jabatan Nama NIM Anggota 1 Mela Febrianti 11194561910218 Anggota 2 Muhamad Jailani 11194561910219 Anggota 3 Muhammad Sulthan Izzuddin 11194561910220 Anggota 4 Ni Kadek Ani 11194561910221 Anggota 5 Noor Anisa 11194561910222 Anggota 6 Nur Hidayah 11194561910223 Anggota 7 Nurwidya Novela 11194561910224 Anggota 8 Putu Siska Ayu Rusmayanti 11194561910225 Anggota 9 Veny Anshar 11194561910132 Anggota 10 Wanti Kartika 11194561910233 Anggota 11 Zahratunnisa 11194561910234 PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARI MULIA BANJARMASIN 2021

12

SATUAN ACARA PENYULUHAN TEMA : PEMERIKSAAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DI PAUD IT UKHUWAH KOTA BANJARMASIN A.

Latar Belakang Pertumbuhan dapat dilihat dari berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala, sedangkan perkembangan dapat dilihat dari kemampuan motorik, sosial dan emosional, kemampuan berbahasa serta kemampuan kognitif. Pada dasarnya, setiap anak akan melewati proses tumbuh kembang sesuai dengan tahapan usianya, akan tetapi banyak faktor yang memengaruhinya. Anak merupakan generasi penerus bangsa yang layak untuk mendapatkan perhatian dan setiap anak memiliki hak untuk mencapai perkembangan kognisi, sosial dan perilaku emosi yang optimal dengan demikian dibutuhkan anak dengan kualitas yang baik agar tercapai masa depan bangsa yang baik. Pada setiap pemeriksaan pertumbuhan anak biasanya dilakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, serta pengukuran lingkar kepala. Pada masa pra sekolah kenaikan berat badan anak rata-rata 2 kg per tahunnya. Berat badan merupakan ukuran antropometrik yang terpenting dan diukur pada setiap kesempatan memeriksa kesehatan anak pada semua kelompok umur. Berat

badan

merupakan

hasil

peningkatan/penurunan

semua

jaringan pada tubuh, antara lain tulang, otot, lemak, dan cairan tubuh. Pada saat ini berat badan di pakai sebagai indikator yang terbaik untuk mengetahui keadaan gizi dan tumbuh kembang anak karena berat badan sensitif terhadap perubahan walaupun sedikit. Pengukurannya bersifat objektif dan dapat diulangi dengan menggunakan timbangan apa saja yang relatif murah, mudah, dan tidak memerlukan banyak waktu. Tinggi badan merupakan ukuran antropometri kedua terpenting. Keistimewaannya adalah bahwa pada masa pertumbuhan ukuran tinggi badan meningkat terus sampai tinggi maksimal di capai. Kepala menjadi bagian yang harus diperhatikan karena kepala yang berkembang merupakan tanda dari hidrosefalus dan ukuran kepala yang

13

berkembang terlalu lambat menandakan masalah perkembangan atau nutrisi. Lingkaran kepala mencerminkan volume intrakranial, termasuk pertumbuhan otak. Apabila otak tidak tumbuh normal, kepala akan kecil atau sebaliknya, bila kepala tidak tumbuh maka otak akan mengikuti. Pada lingkaran kepala yang lebih kecil dari normal atau mikrosefali sering kali ada retardasi mental, sebaliknya kalau ada penyumbatan aliran cairan serebrospinal pada hidrosefalus maka volume kepala akan meningkat sehingga lingkaran kepala lebih besar daripada normal. Perkembangan merupakan bertambahnya fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam bidang motorik kasar, motorik halus, kemampuan bahasa maupun sosialisasi dan kemandirian. Tes Denver II (DDST II) merupakan alat skrining untuk menemukan penyimpangan perkembangan pada anak pasca kelahiran hingga usia 6 tahun. Tes Denver II bukan merupakan tes IQ sehingga tidak dapat meramal kemampuan intelektual, adaptif atau perkembangan anak dimasa mendatang. Tujuannya adalah menilai tingkat perkembangan anak sesuai kelompok seusianya, serta digunakan untuk memonitor dan memantau perkembangan bayi atau anak dengan resiko tinggi terjadinya penyimpangan perkembangan secara berkala. Dengan demikian untuk memudahkan dalam pengelolaan data dan pelaksanaan Denver II, Sehingga mampu mendeteksi sejak dini adanya keterdugaan. B.

Tujuan Tujuannya

adalah

memberikan

pengetahuan

terkait

Tumbuh

Kembang pada anak untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak dan ibu dapat mengenal dan memahami cara mengasuh dan membimbing anak sesuai dengan tahap perkembangannya yang berada di Taman Kanak-Kanak yang akan dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Sari

Mulia

dengan

cara

melakukan

Pendidikan

Kesehatan

Pemeriksaan tumbuh kembang pada anak usia 0-6 tahun. C.

Metode dan Media Metode : Demonstrasi pemeriksaan tumbuh kembang anak dan tanya jawab Media

: Timbangan, stature meter, lembar formulir DDST, dan metlin

14

dan

D.

Sasaran dan Target Sasaran dalam kegiatan ini adalah anak, guru dan orang tua yang berada di lingkungan PAUD atau sekolah.

E.

Strategi Pelaksanaan No 1

Tahap Pre interaksi (10 menit)

Kegiatan A. Menyampaikan salam B. Perkenalan anggota C. Mengulangi

kontrak

yang

sudah

disepakati D. Menjelaskan tujuan 2

E. Memberikan reinforcement positif F. Menyapa audiens

Interaksi (20 menit)

G. Menjelaskan tentang tumbuh kembang pada anak dan melakukan pemeriksaan tubuh kembang pada anak menggunakan antropometri dan DDST untuk mencegah anak

yang

mengalami

keterlambatan

dalam tumbuh kembang. . H. Menjelaskan kembali hal-hal yang belum dimengerti. I.

Menanyakan kembali hal yang akan didiskusikan kembali bersama.

J. Memberikan reinforcement positif kepada anak, orang tua, dan guru atas jawaban 3

yang benar. K. Melakukan pengukuran pertumbuhan dan

Implementasi (20 menit)

perkembangan. L. Memberitahuukan

hasil

pemeriksaan

pertumbuhan dan perkembangan anak 4

kepada orang tua. M. Menyimpulkan tentang

Terminasi (5 menit)

materi

yang

disampaikan. N. Mengevaluasi

15

perasaan/reinforcement

positif kepada anak, orang tua, dan guru. O. Mengevaluasi

pemahaman

orang

tua

terhadap materi dan hasil pemeriksaan. P. Memberikan

pujian

dan

megucapkan

terimakasih. Q. Salam penutup. R. Dokumentasi. F.

Kriteria Evaluasi 1.

Evaluasi stuktur a.

Persiapan media dan materi pendidikan kesehatan sudah tersedia dan dapat digunakan dalam kegiatan tersebut

b.

Preplanning dan proposal sudah di konsultasikan kepada pembimbing sebelum pelaksanaan kegiatan.

2.

Evaluasi Proses a.

Pengabdian Masyarakat dilakukan sesuai dengan rencana kegiatan yang telah ditetapkan.

b.

Selama proses penyampaian materi diharapkan terjadi interaksi antara tim pemateri dengan peserta yang hadir.

c.

Peserta PKM memperhatikan materi yang diberikan.

d.

Peserta dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat aktif untuk melaksanakan sesi tanya jawab dan diskusi.

3.

Evaluasi Hasil Peserta PKM mengerti dari apa yang telah disampaikan dengan kriteria mampu menjawab pertanyaan dalam bentuk lisan yang akan diberikan tim pemateri.

LAMPIRAN 1

16

ANGGARAN DANA UNTUK PENDIDIKAN KESEHATAN 1.

Bahan / Perangkat Penunjang / Peralatan

No 1. 2. 3. 4. 5.

Bahan Snack Biaya Print Konsumsi Bensin Biaya Tidak Terduga

Biaya Satuan

Volume

Biaya (Rp)

40 buah 1 buah 14 buah 6 buah

(Rp) Rp. 7.000 Rp. 50.000 Rp. 10.000 Rp. 10.000

Rp. 150.000 Rp. 50.000 Rp. 140.000 Rp. 60.000

Rp. 100.000

Jumlah Biaya

Rp. 500.000

LAMPIRAN 2 SUSUNAN ANGGOTA PENGABDIAN MASYARAKAT

17

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SARIMULIA BANJARMASIN Pelindung

: Dosen Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia

Ketua

: Umi Hanik Fetriyah, S.Kep., Ns., M. Kep

Wakil Ketua

: Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi, S.Kep., Ns., MNS Subhannur Rahman, Ns., M.Kep

Sekretaris

: Putu Siska Ayu. R

Bendahara

: Nurwidya Novela

1. Koordinator Acara

:- Noor Anisa – Muhammad Sulthan Izzuddin

2. Koordinator Hiburan

: Veny Ashar Nur Hidayah

3. Koordinator konsumsi

: Zahratunnisa Muhamad Jailani Wanti Kartika

4. Dokumentasi

: Ni Kadek Ani Mella Febrianti

LAMPIRAN 3 SUSUNAN KEPANITIAAN PENGABDIAN MASYARAKAT

18

Dosen Pembimbing

: – Umi Hanik Fetriyah, S.Kep., Ns., M. Kep – Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi, S.Kep., Ns., MNS – Subhannur Rahman, Ns., M.Kep

Ketua

: Nur Hidayah

Wakil

: Ni Kadek Ani

Sekretaris

: Putu Siska Ayu. R

Bendahara

: Nurwidya Novela

Koordinator Acara

: 1. Moderator 2. Narasumber Pemateri

Koordinator Dokumentasi

: Nurwidya Novela : Noor Anisa

: Veny Ashar Wanti Kartika Zahratunnisa

Teknisi

: Muhamad Jailani Muhammad Sulthan Izzuddin Mella Febrianti

19